Hello ... ^_^

“Kemarin adalah masa lalu, sekarang adalah kenyataan, dan esok adalah masa depan”

Selasa, 17 April 2012

Tak mengerti


Aku tak mengerti yang terjadi dengan semua ini..
Sahabat ku pergi begitu saja dalam hidup ku..
Hari yang biasanya penuh canda tawa bersamanya,,
Sekarang meredup begitu saja..
Kini dia adalah sosok yang tak dikenal..
Menjauh pergi begitu saja,,
Tanpa memberi satu alasan yang pasti untuk aku memahaminya..
Ku tak ingin berakhir seperti ini,,
Seakan anak ayam yang lupa akan induknya..

Mengagumi sosok seperti dia


Ntah mengapa sosoknya menjadi misteri dalam hidupku..
Kini, ku masih tetap mampu tersenyum karnanya menjadi penghibur di saat duka ku.
Walaupun terkadang, dia adalah sosok paling menyebalkan sekalipun..
Tapi dia tetap dia..
Bukan aku..
Sesosok lelaki sederhana yang ingin slalu mencari arti hidup sesungguhnya..
Mencari kebenaran dari Rabb nya..
Sungguh… raut polosnya menjadi kan ku ingin slalu mempelajari hidupnya..
Walaupun.. hidupnya tak sepenuhnya bermakna,, namun tetap mempunyai arti yang mendalam..

Kamis, 22 Maret 2012

Begitu Rumit


           Cinta..yeach..keliatan begitu rumit menurut ku. Aku juga bingung dengan kisah cinta rekan-rekan ku, begitu hal nya dengan kisah ku dulu. Namun, sekarang belum saat nya ku punya cinta untuk seseorang yang bukan siapa-siapa. Aku lebih focus mencintai keluarga ku, orangtua ku terutama. Karena aku tak mau menyesal karna tak sempat mencintai mereka. Itu adalah salah satu dari beberapa alasan ku untuk tidak terlalu jatuh ke jurang cinta. Yeach..ini cara yang cerdas bukan ? hahaha.. orang tua ku juga merasakan hal itu. Saat cinta ku dulu bukan sepenuhnya untuk orang tua ku, mereka merasa asing pada ku, tapi kini mereka begitu dekat dan sentuhan kasih sayang mereka begitu melekat di jiwa ku. Ini yang tak pernah ku sadari saat aku jadi remaja. Hm.. tapi mungkin mereka akan kehilanganku untuk benar-benar pergi dari hidup mereka, karna aku kini sudah beranjak menjadi gadis dewasa yang menunggu di jemput cintanya, yaah..tentunya bukan hanya cinta dari mereka.
          Akhir-akhir ini aku telah mendapat laporan atau sebut saja curhatan mereka tentang pahit nya kisah-kisah mereka. Mereka yang saat ini begitu setia, tapi ntah mengapa pasangan mereka bisa mendua. Yah.. menurutku wajar, apalagi mereka yang merasakan hubungan jarak jauh. Menurutku mereka terlalu berlebihan memaknai cinta, padahal cinta mereka belum halal.Bukan menghakimi, tapi begitulah realitanya.
Aku juga pernah begitu, namun sekarang aku tak mau terjerat untuk kesekian kalinya. Aku cukup enjoy dengan diriku sekarang, tanpa beban seberat yang ku rasakan dulu, meski tugas kuliah ku begitu banyak. Hahaha… tak ada alasan untuk mengeluh tentang ini.

Rabu, 14 Maret 2012

Kuncup Bunga


Bunga itu masih saja kuncup,
seolah tak ada hujan badai yang mampu membuat ia mekar,
hingga sampai saat nya ia dipetik.
Tak tau kenapa saat bunga itu ingin mencoba memekar,
Kemudian ia kuncup lagi,
Atau bahkan hampir mati,
karna racun yang ditumpahkan kedalam akar.
Hm.. tragis.
Namun hebatnya sampai saat ini dia masih terus kuncup.
Bagai hidup segan, mati tak mau.
Mungkin itu ungkapannya.
Huh.. entah laa..

Selasa, 13 Maret 2012

Kamu bingung ? aku pun begitu…


Hm… bingung lagi lagi menghantui ku. Entah laa.. aku gak tau apa yang terjadi pada diriku saat ini. Aku hanya bisa termangu menatapi masalah tanpa mencari jalan keluar. Karna menurut ku, tak ada celah yang bisa ku lalui untuk menyelinap pergi dari kurungan yang aku buat sendiri. Mau nyalahin siapa ? kucing ? bunga ? atau tembok yang dengan kokohnya ia berdiri.
Yah.. mau gak mau aku hanya bisa menyalahkan diri ku sendiri, yang dengan bodohnya aku ciptakan kurungan untuk menghindari orang lain. Yah… supaya mereka gak bisa masuk untuk mengusik kedamaian ku.
Aku merasa damai dengan setting yang aku buat sendiri. Karna inilah aku. Gak terlalu perduli dengan apa yang mereka katakan dan mereka buat tentang aku. Aku juga sadar kok, kalau aku adalah makhluk sosial. Harusnya aku lebih ngerti itu. Buat apa menciptakan hal bodoh seperti itu.
Tapi terkadang saat aku berada di dunia luar, aku bisa tertawa sendiri melihat kucing hitam yang dengan wajah tak berdosa, menatap aku dengan sinis. Dengan alasan, gak suka liat cara aku berbicara. Aku gak merasa tuh kalau itu adalah masalah. Karna menurutku, itu hanya sekilas perilaku yang menggambarkan sketsa kepribadianku. Aku berusaha menggabungkan antara ideal-problem-real. Mungkin menurut kucing hitam, aku bukan lah sosok ideal yang iya gambarkan, sehingga itu menjadi problem buat dia. Dan real nya yah.. inilah aku.